Sponsor

Konsep Islam

Konsep Islam - Agama islam sangat memperhatikan kesehatan manusia karena dengan kesehatan seseorang dapat menjalankan ibadah dengan baik.

 Dalam tarikh dikatakan bahwa Nabi Mu hammad SAW. Selama hidupnya hanya dua kali sakit, pertama sakit demam biasa, kedua pada waktu ajal tiba (meninggal). Rahasia kesehatan Nabi antara lain beliau bangun sebelum subuh dengan menghirup udara segar pada waktu pergi ke mesjid, makan jika sudah terasa lapar, dan berhenti makan sebelum kenyang. 

Islam menaruh perhatian yang besar terhadap dunia kesehatan dan keperawatan guna menolong orang yang sakit dan meningkatkan kesehatan . 

Kesehatan merupakan modal utama untuk bekerja, beribadah dan melaksanakan aktivitas lainnya. Ajaran islam yang selalu menekankan agar setiap orang memakan makanan yang baik dan halal menunjukkan apresiasi Islam terhadap kesehatan, sebab makanan merupakan salah satu penentu sehat tidaknya seseorang.

Ø  Firman ALLAH, artiinya:
            Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.   (Q.S.Al-Baqarah: 168)

Mengingat kompleksnya faktor pemicu penyakit dan kesakitan, maka profesi keperawatan tidak bisa di hindari. Kapan dan di manapun keperawatan sangat di butuhkan, baik yang di lakukan secara sederhana dan tradisional sampai pada yang semi modern dan supermodern.

Keperawatan secara umum dapat di bagi dua, yaitu pelayanan kesehatan danpelayanan medis. Di dalam kamus besar bahasa Indonesia, pelayanan kesehatan di artikan sebagai pelayanan yang di terima seseorang dalam hubungannya dengan pencegahan, diagnosis dan pengobatan suatu gangguan kesehatan tertentu. Menurut Benjamin Lumenta, pelayanan kesehatan ialah kegiatan yang sama yang dilakukan oleh pranata social atau pranata politik terhadap keseluruhan masyarakat sebagai tujuannya. Pelayanan kesehatan merupakan kegiatan makro social yang berlaku antara pranata atau lembaga dengan suatu populasi, masyarakat atau komunitas tertentu.

Kemudian Nabi Muhammad mengajarkan kepada kita mengenai kesehatan, tidak sedikit dari ucapannya mengandung unsur medis yang mutakhir. Dari ajaran beliau mengenai perihal orang sakit ialah:
Ø  Perintah untuk berobat
Ø  Kewajiban bagi setiap muslim yang sakit untuk berobat.
Ø  Setiap penyakit ada obatnya
Seperti:
1)     Karantina penyakit, Nabi bersabda “jauhkanlah dirimu sejauh satu      atau dua tombak dari orang yang berpenyakit lempra.
2)     Islam juga mengajarkan prinsip-prinsip dasar dalam penagulangan berbagai penyakit infeksi yang membahayakan masyarakat. Sabda Nabi yang berbunyi “jangan engkaulah masuk ke dalam suatau daerah yang sedang terjangkit wabah, dan bila dirimu berada di dalamnya janganlah pergi meninggalkannya”
3)     Islam menganjurkan umatnya untuk melakukan upaya proteksi diri (ikhtiar) dari berbagai penyakit infeksi, misalnya dengan imunisasi.

Menyembuhkan orang sakit
Merupakan suatu keharusan dalam agama. Hal ini mengindikasikan betapa pentingnya kesehatan. Kesehatan merupakan hal yang mutlak dalam menjalani aktivitas kehidupan manusia, bila tubuh manusia dalam keadaan sehat mereka bisa melakukan aktivitas ibadah (hubungan manusia dengan Tuhannya), aktivitas social (hubungan manusia dengan manusia), serta aktivitas dunia (hubungan manusia dengan alam).

Menurut Prof Dr. Nasaruddin Umar  M.A, Guru besar UIN Syarif hidayatullah Jakarta mengatakan manusia ada tiga unsur, yaitu unsur jasad (jasadiyyah), unsur nyawa, dan unsur ruh yang dalam Al-Qur’an di sebut KHALQAN  AKHAR. Seseorang baru di sebut manusia jika memiliki ke tiga unsur ini.


Hubungan antara makhluk dengan Tuhannya akan berjalan baik bila sang makhluk menaati apa yang di perintahkan ALLAH, adakalanya manusia melanggar nilai-nilai keseimbangan antara khalik-makhluk. Namun selain itu, ada pula ciri-ciri jiwa yang sehat yang dalam Al-Qur’an di sebut Qalbun Salim, seperti hati yang selalu bertobat (at-taqwa), hati yang selalu  menjaga dari hal-hal keduniaan (al-zuhd), hati yang selalu ada manfaatnya (al-shumi), hati yang selalu butuh pertolongan ALLAH (al-faqir).

Subscribe to receive free email updates: